Langsung ke konten utama

Warga Desa Tlogotuwung Kompak Gelar Kerja Bakti Perbaiki Jalan Rusak Sepanjang 2 KM


*CAKRAMEDIA INDONESIA,-* Blora – Warga Desa Tlogotuwung, Kecamatan Randublatung, menunjukkan semangat gotong royong tinggi dalam kegiatan kerja bakti massal memperbaiki jalan kabupaten yang menghubungkan Tlogotuwung dengan Getas (Kradenan) sepanjang 2 kilometer. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 25 Mei 2025, mulai pukul 06.30 hingga 09.30 WIB, dengan melibatkan sekitar 200 warga dari RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 01.

Kerja bakti ini turut dihadiri oleh satu Babinsa dan Anggota DPRD Blora, Yuyus Waluyo, yang aktif berpartisipasi dan menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi warga agar segera mendapatkan bantuan dana dari Pemerintah Kabupaten Blora.
“Saya akan terus memperjuangkan agar bantuan dari kabupaten segera turun. Jangan khawatir, kami tetap semangat dan tidak akan lelah memperjuangkan jalan yang setiap hari kita lewati ini dan segera dalam bulan ini untuk segera diperbaiki jembatan yang sarapnya retak kalau tidak segera tidak bisa dilewati "ucap Yuyus Waluyo Anggota DPRD komisi B sekaligus ketua Faksi Nasdem ketika dikonfirmasi awak media .

Kegiatan ini juga didukung oleh perangkat desa seperti Kadus Tlogotuwung, Rais, yang mengajak masyarakat untuk terus menjunjung tinggi nilai gotong royong demi kemajuan desa.

“Dengan kerja bakti, kita bisa mempererat kebersamaan dan membangun desa lebih maju. Mari tetap guyub rukun,” ujar Rais.

Tokoh masyarakat Faidi Hartono, yang akrab disapa Edi Aktor, juga turut ambil peran sebagai koordinator pencarian donatur material bersama Edi Hartono. Mereka berkomitmen untuk mengelola bantuan dengan transparan demi hasil terbaik bagi masyarakat.

Widodo, Warga RT 01 RW 01, berharap Pemerintah Kabupaten Blora segera memberikan bantuan. “Jika musim hujan datang, jalan menjadi sangat becek dan tergenang air, menyulitkan aktivitas warga,” ungkapnya.
Kegiatan kerja bakti ini menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan warga Tlogotuwung dalam membangun infrastruktur desa meskipun dengan keterbatasan. Harapan besar tertuju pada perhatian dan dukungan pemerintah agar pembangunan jalan segera terealisasi.
*(SAM)*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...