Langsung ke konten utama

Haul Sunan Katong ke-16 dan Sedekah Bumi Desa Angkatan Kidul Berlangsung Meriah dengan Kirab Budaya


Pati – Kegiatan Haul Sunan Katong ke-16 dan Sedekah Bumi Desa Angkatan Kidul, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, berlangsung meriah di Lapangan Desa Angkatan Kidul, Minggu (11/05). Ratusan warga berkumpul untuk merayakan tradisi tahunan yang menjadi momen penting dalam menjaga kekompakan dan rasa syukur masyarakat.

Kepala Desa Angkatan Kidul, Muhlisin, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berperan aktif dalam menyukseskan acara tersebut. "Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Angkatan Kidul yang selalu kompak dan guyup rukun. Semoga kebersamaan ini terus terjaga, baik sekarang maupun di masa depan," ujarnya di hadapan warga yang hadir.

Turut hadir dalam acara tersebut KRT Surono Hadi Nagoro, Abdi Dalem Kasunanan Kraton Surakarta Hadiningrat, yang secara khusus diundang oleh Kepala Desa. Dalam sambutannya, KRT Surono berharap masyarakat Angkatan Kidul senantiasa bahagia dan sejahtera. "Semoga keberkahan dari acara ini membawa kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seluruh warga," ucapnya dengan penuh harapan.

Puncak acara dimeriahkan dengan kirab budaya yang dimulai dari Lapangan Angkatan Kidul dan berakhir di Punden Angkatan Kidul. Kirab ini menampilkan berbagai hiburan karnaval, mulai dari kesenian tradisional hingga modern, melibatkan peserta dari berbagai usia, dari anak-anak hingga orang dewasa dan orang tua. Semangat kebersamaan terlihat dalam berbagai atraksi yang ditampilkan, menunjukkan kekayaan budaya yang dimiliki desa.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah iring-iringan gunungan hasil bumi dari Angkatan Kidul. Gunungan tersebut dihias dengan aneka hasil pertanian seperti padi, jagung, ketela, buah-buahan, dan sayuran, sebagai simbol rasa syukur masyarakat atas keberkahan hasil bumi. Warga dengan antusias mengikuti prosesi kirab, yang menjadi simbol kebersamaan dan keberkahan.

Haul Sunan Katong dan Sedekah Bumi Desa Angkatan Kidul menjadi bukti kekuatan tradisi dalam mempererat silaturahmi antarwarga. Kepala Desa Muhlisin berharap kegiatan ini terus dilestarikan sebagai warisan budaya dan sumber kebahagiaan bagi masyarakat.

(asc)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...