Langsung ke konten utama

Sarmini, Pemimpin Kepala Desa Wanita yang Menjadi Teladan dalam Pelayanan dan Pembangunan di desa Bacem


Tingkatkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat Desa Bacem, Kepala Desa Bacem mempersiapkan Dua Unit Mobil untuk Masyarakat desa atau warga yang lain khususnya bagi yang membutuhkan.

Perlu diketahui, sosok Kepala Desa Bacem adalah seorang wanita tangguh, ulet, cerdas dan pejuang keras, pantas untuk disematkan kepada Sarmini, alias Kepala Desa Bacem, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Bagaimana tidak, di masa jabatannya dua periode ini untuk memudahkan segala pelayanan agar dekat dengan masyarakat, maka Kepala Desa Bacem memberikan fasilitas dua unit mobil siaga, 
“Kami ingin memberikan pelayanan yang baik agar dekat dengan masyarakat, melalui dua unit mobil yaitu mobil siaga dan mobil operasional untuk keperluan masyarakat.” ungkap Sarmini, saat ditemui di rumah, minggu sore (18/05/2025).

Selanjutnya Sarmini menjelaskan, bahwa dua unit mobil siaga dan operasional mobil ini merupakan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Sebelumnya, pertama kali dengan pembelian operasional mobil desa ini bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PAD).

Uang tersebut merupakan hasil lelang bengkok dari perangkat desa yang kosong, dengan total pendapatan Rp. 82 juta, kemudian dibelikan mobil Izuzu Phanter LGX dengan harga Rp. 72 juta.

Namun karena kebutuhannya mendesak di tahun berikutnya masyarakat berkeinginan menambah dengan membeli mobil baru dan sudah disepakati dan dimusyawarahkan.

Maka, Tahun 2023 kembali melakukan pembelian mobil siaga, yakni Toyota Avanza yang bersumber dari dana desa tahun 2023 senilai Rp. 250.500.000,- juta. Pihaknya mengkalim bahwa kedua mobil tersebut setiap hari digunakan warga.

“Dari dua mobil itu, tiap hari untuk keperluan operasional masyarakat. Bilamana digunakan untuk keperluan orang sakit diberikan biaya gratis, sedangkan acara hajatan atau kegiatan yang lain monggo di pakai.” katanya.

Lebih lanjut Sarmini, Alumni SMP Negeri 1 Seso Jepon ini kembali menegaskan, bahwa mobil ini digunakan untuk tiga dukuhan di desanya.

“Intinya masyarakat inginnya dilayani, apapun kegiatan masyarakat saya persilahkan menggunakan mobil ini,” lanjutnya.

Namun demikian, Sarmini yang berlatar belakang petani ini, juga memprioritaskan pembangunan di desanya.

“Niat kami, betul-betul ingin melayani dengan baik agar masyarakat merasa nyaman dan dekat dengan pemerintah desa,” Sarmini selaku Kepala Desa Bacem.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...