Langsung ke konten utama

Tanggul Sungai Godo Jebol, Sejumlah Desa di Tambakromo Pati Terendam Banjir



Hujan deras yang mengguyur wilayah Pati, Jawa Tengah, menyebabkan tanggul Sungai Godo di Desa Angkatan Lor, Kecamatan Tambakromo, jebol pada Minggu dini hari (27/4/2025). Akibat jebolnya tanggul tersebut, banjir melanda permukiman warga serta mengganggu akses jalan di beberapa titik.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Pati, Sutarno, membenarkan kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi, ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tentang tanggul yang jebol dan saat ini relawan sudah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. "Relawan kami sedang berada di lapangan. Untuk data detailnya akan kami kirimkan menyusul," jelas Sutarno melalui sambungan telepon.

Diketahui, wilayah yang terdampak paling parah berada di Desa Angkatan Lor Kidul. Sejumlah rumah warga di wilayah tersebut tergenang air akibat meluapnya aliran sungai pascajebolnya tanggul.

Camat Tambakromo, Mirza Nur Hidayat, menambahkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Ia menyampaikan bahwa banjir tidak hanya merendam rumah warga di RT 7, 8, dan 9 Desa Angkatan Lor, tetapi juga mengganggu lalu lintas antara Gabus dan Tambakromo.

Hingga pukul 07.20 WIB, air masih menggenangi permukiman warga. Pihak kecamatan dan relawan saat ini masih berupaya untuk menanggulangi dampak banjir serta memantau perkembangan situasi di lapangan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas setempat, mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa waktu ke depan.
(*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Warganet Galang Pawai Sound Horeg, Protes Pemkab Pati Terkait Kenaikan Pajak PBB-P2 yang Menggila

Warga Kabupaten Pati kembali menggalang aksi protes menolak lonjakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 %. Melalui akun Facebook INFO TLOGOWUNGU, mereka mengumumkan pawai sound horeg yang akan digelar Selasa, 13 Agustus, mulai dari Pucakwangi–Winong, singgah di Alun-alun Juwana sambil menunggu peserta lainnya, lalu bergerak menuju Kantor Bupati Pati. Sejumlah sound system besar dikabarkan akan turut memeriahkan aksi, dengan 16 subwoofer bertenaga tinggi. Inisiator menyebut pawai itu sebagai bentuk “gass ora bolo”—ajakan tancap gas tanpa ragu—untuk menunjukkan kekompakan masyarakat menuntut revisi tarif pajak. Keresahan soal PBB-P2 terlihat jelas di kolom komentar unggahan tersebut. Akun Tige Saudara menilai kenaikan itu memberatkan: “Siap. Pajek kok rakiro-karo, dibongkar wae pendopone nek ra direspon, bupati mabok iku.” Ucapan bernada kesal itu mencerminkan frustrasi sebagian warga yang menganggap pemerintah daerah tidak peka terhadap kond...

7 Pelaku Pengeroyokan Biting Terancam 9 Tahun Penjara dan Bagaimana Pengakuan H Terhadap Korban

Cakramedia Indonesia Blora, 21 Februari 2025 | Tujuh orang tersangka pengeroyokan di Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, kini harus menghadapi ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Insiden ini terjadi pada Jumat (14/2/2025) dan menimpa seorang pria berinisial M, warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Selamet, dalam konferensi pers pada Jumat (21/2/2025), mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula dari kecurigaan warga terhadap korban yang sering berkunjung dan bermalam di rumah seorang perempuan berinisial H di Desa Biting. "Sekitar pukul 02.00 WIB, dua orang pelaku yang tengah berkeliling desa melihat sepeda motor yang tidak dikenal terparkir di sekitar lokasi. Saat mereka menelusuri area tersebut, mereka menemukan salah satu jendela rumah dalam keadaan terbuka," jelas AKP Selamet. Dua pelaku tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada rekan-rekan mereka yang berada ...