Langsung ke konten utama

Sungai di Kecamatan Cepu Libatkan Tiga Pilar dan Relawan, Ormas Sequad Nusantara Turun dengan 50 Personil


*CAKRAMEDIA INDONESIA,-* Cepu, 15 April 2025 – Kegiatan bersih-bersih parit dan sungai serentak digelar pada Selasa (15/4) pada pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.00WIB di wilayah Kecamatan Cepu. Aksi sosial ini melibatkan tiga pilar(Kecamatan, Koramil, dan Polsek) PUPR Blora, BPBD Blora serta para relawan PMI, ormas, LSM, dan seluruh lurah/kepala desa se-Kecamatan Cepu.

Kegiatan ini tersebar di tujuh titik yang telah ditentukan. Dua unit eskavator dikerahkan untuk menangani titik-titik berat yang penuh sampah dan lumpur, salah satunya di Sungai Tukbuntung, sementara titik lainnya dibersihkan secara manual oleh para relawan.
Salah satu ormas yang turut aktif dalam kegiatan ini adalah Sequad Nusantara PAC Cepu, yang langsung dipimpin oleh ketua Gondo dan didampingi bendahara, Walet. Ormas ini menurunkan 50 personil yang disebar ke seluruh titik pembersihan. Usai kegiatan, seluruh personil berkumpul untuk makan siang bersama secara swadaya di Soto Mbah Jamin, Tukbuntung, Cepu.

Guruh, selaku Kasi Pembangunan Kecamatan Cepu, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal (launching) dari program pembersihan lingkungan dan berharap akan terus berkelanjutan. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih sadar dalam membuang sampah pada tempatnya.

Sementara itu, Surat, Kabid SDA, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang telah terlibat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta memberikan penghargaan khusus kepada ormas Sequad Nusantara dan LSM Naga Merah yang hadir melalui perwakilan wakil ketua dan humasnya LSM Naga Merah. 

Gondo, Ketua PAC Sequad Nusantara, menegaskan komitmen organisasinya dalam mendukung kegiatan sosial demi membangun Blora bersama. “Kami ingin menunjukkan bahwa ormas bukan untuk ditakuti masyarakat, tapi menjadi mitra yang membangun dan peduli terhadap lingkungan serta kemajuan sesarengang mbangun Blora,” ujarnya ketika dikonfirmasi awak Media.
*(SAM)*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...