Langsung ke konten utama

PKBM "DAUN" Sukses Gelar UPK 2025, Semangat Peserta dari Berbagai Usia Menginspirasi

*CAKRAMEDIA INDONESIA,-* 

Blora, PKBM "DAUN" (Darul Ulum Agung Nusantara) telah sukses melaksanakan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) sejak Kamis, 24 April 2025 hingga Minggu, 27 April 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB di gedung PKBM yang berlokasi di RT 01 RW 01, Dukuh Janar, Desa Nglanjuk, Kecamatan Cepu.

Sebanyak 22 peserta dari berbagai wilayah di sekitar Cepu mengikuti ujian dengan penuh semangat. Peserta yang mengikuti ujian ini berusia antara 20 hingga 44 tahun. Mereka antusias belajar untuk mendapatkan ijazah Kejar Paket C, yang setara dengan lulusan SMA/SMK formal.

Program pendidikan gratis ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya. Sejak berdiri tahun 2022, PKBM "DAUN" terus memberikan kontribusi nyata dalam membantu pemerintah mengurangi angka Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Dewasa Tidak Sekolah (DTS).

Salah satu peserta, Mukahar, yang merupakan peserta tertua dan memiliki jarak rumah terjauh dari lokasi belajar, dengan lantang menyampaikan semangatnya. Ia berharap ilmu yang didapat dapat bermanfaat untuk masyarakat dan negara, serta menginspirasi generasi muda yang sempat putus sekolah untuk tetap melanjutkan pendidikan.

M. Khoirul Anwar, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas antusiasme para peserta. "Semangat mereka tidak terpengaruh usia, tetap gigih dalam menuntut ilmu," ujarnya.

Deddy Surya Pranata, S.E., selaku pembina PKBM, menambahkan, "Semoga dengan adanya wadah ini bisa memberikan manfaat besar kepada masyarakat, sejalan dengan visi misi mencerdaskan kehidupan bangsa dan membantu pemerintah kabupaten dalam memberantas ATS dan DTS."

Wiji, Kepala Desa Nglanjuk, juga menyampaikan harapannya, "Semoga PKBM 'DAUN' terus menjadi sarana penting dalam meningkatkan kecerdasan bangsa."

Kegiatan ini membuktikan bahwa kesempatan untuk belajar dan meraih cita-cita tetap terbuka lebar, tanpa batasan usia dan latar belakang. 
(isg)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...