Langsung ke konten utama

Ratusan Pelajar Blora Antusias Ikuti Seminar Persiapan Masuk Sekolah Kedinasan dan TNI-Polri



Blora | Sekitar 200 siswa dari SMA/SMK negeri dan swasta di Kabupaten Blora antusias mengikuti seminar bertajuk “Menata Impian Lolos Sekolah Kedinasan dan TNI-Polri”. Acara ini dipusatkan di pendopo rumah dinas Bupati Blora dan difasilitasi oleh SMKN 1 Blora bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blora.

Kepala SMKN 1 Blora, Miftahul Ulum, menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan untuk memberikan motivasi serta gambaran nyata kepada siswa dalam mempersiapkan diri memasuki Sekolah Kedinasan maupun institusi TNI-Polri. Ia berharap, melalui seminar ini, siswa dapat memiliki bekal awal untuk menentukan langkah mereka ke depan.

Lebih lanjut, Miftahul Ulum berharap kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan setiap tahun. Ia juga mendorong sekolah-sekolah lain untuk berinisiatif menggandeng pihak-pihak terkait agar siswa mendapat pembekalan sedini mungkin, baik dalam persiapan fisik maupun mental.

Seminar ini menggandeng Bimbingan Belajar Taruna Cendikia sebagai mitra, seperti dijelaskan Wakil Kepala SMKN 1 Blora Bidang Humas dan Ketenagaan, Nunuk Sutristiyanti. Melalui kerja sama ini, peserta mendapatkan panduan langsung mengenai strategi lolos seleksi Sekolah Kedinasan dan TNI-Polri.

Christine Wu, narasumber dari Bimbel Taruna Cendikia, menekankan pentingnya konsistensi belajar dan latihan dalam meraih impian. Ia juga mengingatkan siswa untuk tidak melupakan kekuatan doa serta menjaga fokus, salah satunya dengan menghindari pacaran agar tidak mengganggu konsentrasi.

Selain itu, Miss Ayu Wulandari dari Taruna Cendikia turut memperkenalkan beberapa institusi Sekolah Kedinasan dan TNI-Polri seperti IPDN, STAN, Akmil, Akpol, AAU, dan AAL. Bupati Blora, Arief Rohman, dalam kesempatan itu memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan seminar yang dinilai sangat bermanfaat bagi masa depan generasi muda Blora.
(*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...