Langsung ke konten utama

Letkol Inf Agung Cahyono Resmi Jabat Dandim 0721/Blora, Gantikan Letkol Czi Yuli Hartanto

CAKRAMEDIA INDONESIA

Blora – Komando Distrik Militer (Kodim) 0721/Blora resmi berganti kepemimpinan. Jabatan Komandan Kodim (Dandim) kini diemban oleh Letkol Inf Agung Cahyono menggantikan Letkol Czi Yuli Hartanto.

Upacara serah terima jabatan (Sertijab) dipimpin langsung oleh Komandan Korem 073/Makutarama, Kolonel Inf Ari Prasetya, bertempat di Aula Markas Yonif 410/Alugoro, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bangkle, Kecamatan Blora, Rabu (9/4/2025), mulai pukul 07.00 WIB hingga 11.00 WIB.
Letkol Inf Agung Cahyono sebelumnya menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 410/Alugoro. Sementara Letkol Czi Yuli Hartanto kini menempati jabatan baru sebagai Pabandya-1/Tanah Spaban III/Faskon Slogad.

Prosesi sertijab diawali dengan tradisi penerimaan, penyerahan tongkat komando, penanggalan dan penyematan tanda jabatan, serta penandatanganan berita acara serah terima jabatan Dandim dan Persit. Dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan pakta integritas, dan penghormatan simbolik melalui penciuman Dhuaja Korem 073/Makutarama.

Dalam sambutannya, Danrem 073/Makutarama, Kolonel Inf Ari Prasetya, mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Letkol Czi Yuli Hartanto atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Dandim Blora.

“Saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga pengalaman selama bertugas di Korem 073/Makutarama menjadi bekal berharga di penugasan berikutnya,” ungkap Danrem.

Danrem juga menyampaikan selamat kepada Letkol Inf Agung Cahyono yang resmi mengemban tugas sebagai Dandim 0721/Blora yang baru.

“Segera pelajari kondisi wilayah dan bangun sinergi dengan Pemerintah Daerah. Kehadiran Dandim baru diharapkan dapat memperkuat kolaborasi TNI dengan seluruh elemen masyarakat,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, juga digelar serah terima jabatan Komandan Yonif 410/Alugoro dari Letkol Inf Agung Cahyono kepada Letkol Inf Sudarmanto.
Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Blora, pejabat utama Korem 073/Makutarama, para Dan/Ka Satdisjan, Kasi Kasrem, para Dandim jajaran Korem, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 073, serta para perwira Kodim Blora dan Yonif 410/Alugoro.
*(RIO)*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...