Langsung ke konten utama

PENGHIJAUAN DI DESA GUNUNGPANTI


Relawan Peduli Kendeng Hijau yang di Nahkodai oleh Muhamad Chundori melaksanakan Kegiatan penanaman pohon buah di wilayah Desa Gunungpanti, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Bertempat dirumah Harno ( Ucil )RT 04 / RW 03 pada hari Minggu 20/4/2025, Selain dalam rangka Halal bi halal dan Dialog dengan para Petani Hutan. Kegiatan tersebut juga dalam memperingati Hari Kartini dengan Semangat Kepahlawanan dan dalam rangka memperingati Hari Bumi. Selain untuk menjaga kelestarian alam dan mengurangi dampak resiko bencana Kegiatan tersebut diharapkan mampu menambah pendapatan dan Meningkatkan taraf hidup para Petani Hutan.
Pemilihan Tanaman buah dan tanaman keras sangat penting ,karena dapat menjaga ketahanan tanah dari erosi, menyerap dan menyimpan air disaat hujan serta mengurangi resiko banjir. Selain itu, juga dapat menghasilkan oksigen, menurunkan suhu lingkungan dari Pemanasan global dan menjaga kelembaban udara.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dan dukungan dari Kepala Desa Gunungpanti, Suwawi,dan Muspika Kecamatan Winong. Perwakilan dari Koramil 18 Winong,Pelda Purwadi, menyampaikan. "Untuk semua Tanaman yang sudah tertanam diawasi supaya tidak mati atau diambil orang, agar perjuangan ini tidak sia sia dan dapat dinikmati Oleh Anak Cucu Kita" ,Tegasnya!

Dalam Giat ke 25 Kali ini, Donasi berasal dari para Relawan Peduli Kendeng Hijau diantaranya , Dr Agus Purwanto, Tamadi Nursery, BPBD Kabupaten Pati,Pesantren Al Amin, Putra Tani ,MA Abadiyah, OMAH MEDIA,Sukarno ( Mantan Anggota DPRD Kabupaten Pati )dan masih banyak lagi donatur yang berpartisipasi dalam kegiatan kali ini.

Kegiatan ini juga diikuti oleh beberapa Organisasi, seperti LSM Laskar Penjawi Nusantara (LPN),Payung Hati, dan Macan Pati Jos. Selain itu, EU Channel/Kendeng Hijau juga berperan dalam edukasi dan sosialisasi perjuangan pentingnya melakukan Percepatan Penghijauan Pegunungan Kendeng melalui Media elektronik.

Dengan Semangat Kepahlawanan "HIJAUKAN BUMI" dan motto "Satu Pohon Seribu Kebaikan", Relawan Peduli Kendeng Hijau berharap agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat Setempat.
Selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan Kesadaran masyarakat akan pentingnya Menjaga Kelestarian Alam guna mengurangi dampak dan resiko bencana.

Dengan kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, Relawan Peduli Kendeng Hijau optimis bahwa kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi lingkungan dan Masyarakat Sekitar. Dalam Giat Kali ini Sebanyak 600 Bibit Buah diberikan kepada Petani Hutan Desa Gunung Panti. Diantaranya Jenis Mangga,Jeruk, Alpukat,Jambu Air,Nangka J33,Petai,dan Jengkol.

(chu)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Warganet Galang Pawai Sound Horeg, Protes Pemkab Pati Terkait Kenaikan Pajak PBB-P2 yang Menggila

Warga Kabupaten Pati kembali menggalang aksi protes menolak lonjakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 %. Melalui akun Facebook INFO TLOGOWUNGU, mereka mengumumkan pawai sound horeg yang akan digelar Selasa, 13 Agustus, mulai dari Pucakwangi–Winong, singgah di Alun-alun Juwana sambil menunggu peserta lainnya, lalu bergerak menuju Kantor Bupati Pati. Sejumlah sound system besar dikabarkan akan turut memeriahkan aksi, dengan 16 subwoofer bertenaga tinggi. Inisiator menyebut pawai itu sebagai bentuk “gass ora bolo”—ajakan tancap gas tanpa ragu—untuk menunjukkan kekompakan masyarakat menuntut revisi tarif pajak. Keresahan soal PBB-P2 terlihat jelas di kolom komentar unggahan tersebut. Akun Tige Saudara menilai kenaikan itu memberatkan: “Siap. Pajek kok rakiro-karo, dibongkar wae pendopone nek ra direspon, bupati mabok iku.” Ucapan bernada kesal itu mencerminkan frustrasi sebagian warga yang menganggap pemerintah daerah tidak peka terhadap kond...

7 Pelaku Pengeroyokan Biting Terancam 9 Tahun Penjara dan Bagaimana Pengakuan H Terhadap Korban

Cakramedia Indonesia Blora, 21 Februari 2025 | Tujuh orang tersangka pengeroyokan di Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, kini harus menghadapi ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Insiden ini terjadi pada Jumat (14/2/2025) dan menimpa seorang pria berinisial M, warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Selamet, dalam konferensi pers pada Jumat (21/2/2025), mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula dari kecurigaan warga terhadap korban yang sering berkunjung dan bermalam di rumah seorang perempuan berinisial H di Desa Biting. "Sekitar pukul 02.00 WIB, dua orang pelaku yang tengah berkeliling desa melihat sepeda motor yang tidak dikenal terparkir di sekitar lokasi. Saat mereka menelusuri area tersebut, mereka menemukan salah satu jendela rumah dalam keadaan terbuka," jelas AKP Selamet. Dua pelaku tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada rekan-rekan mereka yang berada ...