Langsung ke konten utama

Halal Bihalal LSM Naga Merah di Menderejo Pererat Silaturahmi Lintas Ormas di Kradenan


CAKRAMEDIA INDONESIA
Blora – LSM Naga Merah menggelar acara Halal Bihalal yang berlangsung meriah di RT 03 RW 08, Desa Menderejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, pada Minggu 5 April 2025.Acara dimulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB, dengan dihadiri sekitar dua ratus orang anggota LSM serta tamu undangan dari berbagai organisasi masyarakat (ormas).

Ketua Umum LSM Naga Merah, H. Muriyanto, S., turut hadir langsung dalam kegiatan ini bersama para anggota. Turut hadir pula sejumlah ormas di wilayah Kradenan seperti Pemuda Pancasila (PAC PP Kradenan) yang dipimpin Opik beserta 10 anggotanya, serta Squad Nusantara PAC Kradenan yang diwakili oleh Wakil Ketua PAC, Sobrianto, bersama 10 anggota lainnya.
Sementara itu, Ormas Lindu Aji yang juga turut diundang, menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir lantaran ada kegiatan internal yang bertepatan waktu.

Kepala Desa Menderejo, Bapak Supari, hadir sebagai tamu kehormatan dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif LSM Naga Merah dalam mempererat tali silaturahmi antar LSM, ormas, dan media demi menjaga kondusifitas wilayah.

"LSM Naga Merah selalu menjadi garda depan dalam menyatukan seluruh elemen masyarakat, ormas, dan media. Ini penting untuk menjaga suasana damai dan guyub rukun di wilayah kami," ujar Supari.

Supriyadi selaku PAC LSM Naga Merah Kradenan yang juga bertindak sebagai tuan rumah menyampaikan terima kasih atas kehadiran semua pihak. Ia juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan dan jamuan.

"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menjalin silaturahmi serta memperkuat hubungan antar LSM, ormas, dan media yang ada di Kecamatan Kradenan. Kami ingin menciptakan suasana yang harmonis dan saling mendukung," ungkapnya.

Sementara itu, Opik selaku Ketua PAC Pemuda Pancasila Kradenan menegaskan pentingnya menjaga persatuan meskipun berasal dari organisasi yang berbeda.

"Walaupun berbeda bendera, kita tetap menjaga seduluran dan kondusifitas wilayah. Kalau ada pihak yang mencoba memecah belah, kita hadapi bersama-sama," tegas Opik.

Acara Halal Bihalal ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan semangat gotong royong di wilayah Kradenan, serta menjadi contoh positif bagi daerah lain dalam menjalin kerja sama lintas organisasi.
 *(Rio)*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...