Langsung ke konten utama

Patung Noyo Gimbal, Ikon Baru Wisata Sejarah di Desa Bangsri, Blora


Blora, 28 April 2025 – Sebuah patung megah kini berdiri kokoh di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Patung ini menggambarkan sosok Noyo Gimbal atau Noyo Sentiko, seorang legenda lokal yang dikenal sebagai pahlawan rakyat dalam perjuangan mengusir penjajah dari tanah Blora. Dengan kehadiran patung ini, Desa Bangsri kini semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya yang menarik.

Patung Noyo Gimbal dibangun dengan anggaran kurang dari 100 juta rupiah, namun hasilnya mampu mencuri perhatian banyak orang. Dengan desain yang kokoh, artistik, dan penuh makna, patung ini menjadi bukti nyata bahwa karya monumental tidak selalu membutuhkan biaya fantastis. Material yang digunakan dipilih dengan cermat untuk memastikan kekuatan dan ketahanan patung terhadap cuaca.

Menurut Kepala Desa Bangsri, Yananta Laga Kusuma, patung ini bukan hanya sekadar penghias desa, melainkan juga wujud penghormatan kepada perjuangan para leluhur. "Kalau ke Blora belum ke Noyo Gimbal, berarti kurang tepat," ujar Yananta dengan penuh kebanggaan. Ia berharap patung ini dapat menjadi simbol semangat juang masyarakat Blora yang tidak pernah padam.

Patung Noyo Gimbal juga menjadi magnet baru bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. Setiap akhir pekan, ratusan pengunjung datang untuk berfoto dan mendengarkan kisah heroik tentang Noyo Gimbal yang diwariskan secara turun-temurun. Keberadaan patung ini membawa dampak positif bagi perekonomian warga setempat, terutama pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

Lebih dari sekadar objek wisata, Patung Noyo Gimbal mengusung misi budaya yang kuat. Ikon ini memperkenalkan cerita rakyat Blora kepada generasi muda, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan penghargaan terhadap sejarah lokal. Dengan gaya estetik yang khas, patung ini menjadi media edukasi yang menarik dan efektif.

Ke depan, Pemerintah Desa Bangsri berencana mengembangkan kawasan sekitar patung menjadi taman edukasi sejarah. Dengan konsep ini, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan patung, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar tentang sejarah perjuangan Blora secara interaktif dan menyenangkan.
(tau)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...