Langsung ke konten utama

Lansia yang Terseret Arus di Kayen Pati Ditemukan Tak Bernyawa



Pati - Seorang wanita lanjut usia bernama Suminah (76), warga RT 2 RW 1 Desa Slungkep, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, ditemukan meninggal dunia pada Sabtu pagi, 12 April 2025. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai di belakang rumahnya pada Jumat sore, 11 April 2025, saat tengah memotong bambu.

Ketika banjir bandang tiba secara tiba-tiba, kondisi fisik Suminah yang sudah renta membuatnya tak mampu menyelamatkan diri. Arus deras menyeretnya hingga tubuhnya tak ditemukan seketika itu juga.

Proses pencarian dilakukan secara kolektif oleh warga sekitar dibantu aparat dan tim penyelamat. Setelah jasad korban berhasil ditemukan, tubuhnya dibawa menggunakan truk untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Martinus Budi Prasetya, Kepala BPBD Kabupaten Pati, mengatakan pada Jumat malam bahwa pihaknya telah mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD, BAGANA, SAR MTA, Basarnas, anggota Koramil dan Polsek Kayen, serta relawan dari masyarakat sekitar untuk melakukan pencarian.

“Basarnas sedang menuju lokasi. Jika ada kabar korban ditemukan, nanti kami informasikan,” ujar Martinus kala itu.

Diketahui bahwa rumah korban memang bersebelahan langsung dengan sungai yang pada saat kejadian mengalami luapan akibat hujan deras di wilayah hulu. Luapan tersebut menyebabkan banjir bandang dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter yang merendam pemukiman warga. Namun, air kemudian surut dalam waktu yang relatif singkat.

Martinus menambahkan bahwa aktivitas warga di sekitar aliran sungai sebaiknya dihentikan sementara, terutama saat debit air meningkat dan aliran menjadi deras. Kondisi hujan lebat di kawasan Pegunungan Kendeng sangat memengaruhi volume air sungai di Desa Slungkep.

“Kalau air mulai naik dan arus semakin kuat, sebaiknya hindari dulu area sungai. Jika aktivitasnya bisa ditunda, lebih baik menunggu hingga situasi benar-benar aman,” pesannya.
(*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

7 Pelaku Pengeroyokan Biting Terancam 9 Tahun Penjara dan Bagaimana Pengakuan H Terhadap Korban

Cakramedia Indonesia Blora, 21 Februari 2025 | Tujuh orang tersangka pengeroyokan di Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, kini harus menghadapi ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Insiden ini terjadi pada Jumat (14/2/2025) dan menimpa seorang pria berinisial M, warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Selamet, dalam konferensi pers pada Jumat (21/2/2025), mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula dari kecurigaan warga terhadap korban yang sering berkunjung dan bermalam di rumah seorang perempuan berinisial H di Desa Biting. "Sekitar pukul 02.00 WIB, dua orang pelaku yang tengah berkeliling desa melihat sepeda motor yang tidak dikenal terparkir di sekitar lokasi. Saat mereka menelusuri area tersebut, mereka menemukan salah satu jendela rumah dalam keadaan terbuka," jelas AKP Selamet. Dua pelaku tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada rekan-rekan mereka yang berada ...

Kondisi Terkini Korban Pengeroyokan Biting

Cakramedia Indonesia Blora, 20 Februari 2025 | Perkembangan Kondisi korban pengeroyokan yang terjadi di Dukuh Mlawu Desa Biting Kec. Sambong Kab. Blora (14/02) kemarin, sudah mulai membaik, yaitu dengan sudah dipindahkannya korban dari ruang ICU ke ruang perawatan pasien umum (19/02). "Alhamdullilah mas, kondisi sekarang sudah mulai membaik. Awalnya tadi sudah melek tapi merem lagi, karena belum begitu sadar. Tapi sekarang sudah dipindahkan ke ruang pasien Wijaya Kusuma 8, sudah tidak di ICU lagi", ucap M. Ardiansah selaku kakak korban. Selain hal tersebut, M. Ardiansah juga menyampaikan sekilas kronologi kejadian peristiwa tersebut, "Jadi sekitar jam 00.30 itu, setelah ngopi dari warung kopi, adik saya menuju kerumahnya hanisa setelah di WA sama Hanisa putri, langsung masuk kamar jam sekitar jam 01.30, lalu di seret keluar Adik Hanisa putri bilang maling dan Hanisa bilang gak kenal, terus terjadi pengroyokan brutal itu". "Sekarang kami sekeluarga m...