Langsung ke konten utama

Halal Bihalal Cempaka Putih Blora: Wujudkan Silaturahmi Tulus dan Pengukuhan Pengurus Baru


*CAKRAMEDIA INDONEDIA,-* Blora, 6 April 2025 – Bertempat di Gedung Sasana Rinengga Randublatung, Kabupaten Blora, telah diselenggarakan acara Halal Bihalal Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Cabang Blora, yang berpusat di Magetan. Acara ini berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.30 WIB dan dihadiri oleh kurang lebih 150 anggota serta sejumlah tokoh penting pencak silat di Blora.

Dengan mengusung visi misi “Menjalin Tali Silaturahmi yang Tulus dan Ikhlas Menuju Pribadi yang Berbudi Luhur sebagai Pendekar Sejati,” acara ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antaranggota dan antarperguruan. Kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus baru Cempaka Putih Cabang Blora, di mana Suparjo kembali dipercaya untuk memimpin periode 2025–2030.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Harian IPSI Blora H. Farid Rudiantoro, S.H., Ketua Cabang PN Blora Drs.Nurul Aqdom, perwakilan dari IKSPI oleh bendahara cabang saudara Eko, serta perwakilan dari PPS Betako Merpati Putih Cabang Blora oleh Samidi dan Forkopimcam Randublatung (kecamatan di wakili Sugik kasi Trantib, Polsek di wakili Mujiyanto, Koramil diwakili Bunowo) Hadir pula Pengda Jateng Perguruan Cempaka Putih H. Ismunardi, Dwi Susanto, Yuyung Wahito dan sesepuh Cempaka Putih Cabang Blora Pusat Magetan, Romo H.Suwarno S.pd.I yang juga bertindak sebagai tokoh kerohanian.

Dalam sambutannya, Romo H.Suwarno S.pd.I menegaskan pentingnya menjaga semangat guyub rukun sesama anggota dan menerapkan nilai-nilai luhur Panca Setya, baik di dalam internal perguruan maupun dalam berinteraksi dengan perguruan lain .
Sementara itu, H. Farid Rudiantoro, S.H. selaku Ketua Harian IPSI Blora, memberikan arahan agar seluruh perguruan pencak silat di Blora tetap menjaga suasana kondusif dan menjauhi segala bentuk konflik yang dapat berdampak hukum, demi masa depan yang lebih baik.

Acara berlangsung khidmat, penuh kebersamaan, dan menjadi ajang mempererat ukhuwah serta komitmen bersama membangun dunia pencak silat yang beretika, bermartabat, dan menjunjung tinggi persaudaraan.
*(ARD)*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Warganet Galang Pawai Sound Horeg, Protes Pemkab Pati Terkait Kenaikan Pajak PBB-P2 yang Menggila

Warga Kabupaten Pati kembali menggalang aksi protes menolak lonjakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 %. Melalui akun Facebook INFO TLOGOWUNGU, mereka mengumumkan pawai sound horeg yang akan digelar Selasa, 13 Agustus, mulai dari Pucakwangi–Winong, singgah di Alun-alun Juwana sambil menunggu peserta lainnya, lalu bergerak menuju Kantor Bupati Pati. Sejumlah sound system besar dikabarkan akan turut memeriahkan aksi, dengan 16 subwoofer bertenaga tinggi. Inisiator menyebut pawai itu sebagai bentuk “gass ora bolo”—ajakan tancap gas tanpa ragu—untuk menunjukkan kekompakan masyarakat menuntut revisi tarif pajak. Keresahan soal PBB-P2 terlihat jelas di kolom komentar unggahan tersebut. Akun Tige Saudara menilai kenaikan itu memberatkan: “Siap. Pajek kok rakiro-karo, dibongkar wae pendopone nek ra direspon, bupati mabok iku.” Ucapan bernada kesal itu mencerminkan frustrasi sebagian warga yang menganggap pemerintah daerah tidak peka terhadap kond...

7 Pelaku Pengeroyokan Biting Terancam 9 Tahun Penjara dan Bagaimana Pengakuan H Terhadap Korban

Cakramedia Indonesia Blora, 21 Februari 2025 | Tujuh orang tersangka pengeroyokan di Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, kini harus menghadapi ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Insiden ini terjadi pada Jumat (14/2/2025) dan menimpa seorang pria berinisial M, warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Selamet, dalam konferensi pers pada Jumat (21/2/2025), mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula dari kecurigaan warga terhadap korban yang sering berkunjung dan bermalam di rumah seorang perempuan berinisial H di Desa Biting. "Sekitar pukul 02.00 WIB, dua orang pelaku yang tengah berkeliling desa melihat sepeda motor yang tidak dikenal terparkir di sekitar lokasi. Saat mereka menelusuri area tersebut, mereka menemukan salah satu jendela rumah dalam keadaan terbuka," jelas AKP Selamet. Dua pelaku tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada rekan-rekan mereka yang berada ...