Langsung ke konten utama

Tasyakuran Aliansi Ormas Pemuda Pancasila Meriahkan HUT RI ke-80 di Mendenrejo


CAKRAMEDIA INDONESIA 

Blora, 30 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, aliansi organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila,Squad Nusantara dan LSM Naga Merah Kecamatan Kradenan menggelar tasyakuran di Desa Mendenrejo, RT 05/RW 07, pada Sabtu (30/8/2025) siang.

Acara yang dimulai pukul 13.30 WIB hingga selesai ini dihadiri sekitar 100 orang dari tiga aliansi ormas beserta tamu undangan, termasuk unsur Forkopimcam Kradenan. Suasana semakin semarak dengan hiburan musik dari Orkes New Titanic pimpinan Andri asal Kedungtuban, didukung sound system Sadewo Audio, serta penampilan artis lokal seperti Ine Ah, Novi Khanaya, Fenti Feronika, dan Vala Salsabila.

Dalam sambutannya, perwakilan tiga ormas yakni Pemuda Pancasila PAC ROY OFVITA, PAC Squad Nusantara ARIFIANTO WAHYU NUGROHO, dan PAC Naga Merah SUPRIYADI, yang diwakili oleh Sumbito dari Randublatung, menyampaikan pesan penting agar seluruh elemen masyarakat tetap guyub rukun, manunggal, dan bersatu demi kemajuan Kecamatan Kradenan.

Sementara itu, Kepala Desa Mendenrejo, Supari, berhalangan hadir karena tazyah di Surabaya. Beliau diwakili oleh Wurianto selaku BPD Desa Mendenrejo yang menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi antara ormas dengan pemerintahan desa demi terciptanya kebersamaan dan pembangunan yang berkelanjutan.

Dengan tema “Merajut Persatuan Menguatkan Bangsa”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antar-ormas sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

(TRI)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

7 Pelaku Pengeroyokan Biting Terancam 9 Tahun Penjara dan Bagaimana Pengakuan H Terhadap Korban

Cakramedia Indonesia Blora, 21 Februari 2025 | Tujuh orang tersangka pengeroyokan di Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, kini harus menghadapi ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Insiden ini terjadi pada Jumat (14/2/2025) dan menimpa seorang pria berinisial M, warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Selamet, dalam konferensi pers pada Jumat (21/2/2025), mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula dari kecurigaan warga terhadap korban yang sering berkunjung dan bermalam di rumah seorang perempuan berinisial H di Desa Biting. "Sekitar pukul 02.00 WIB, dua orang pelaku yang tengah berkeliling desa melihat sepeda motor yang tidak dikenal terparkir di sekitar lokasi. Saat mereka menelusuri area tersebut, mereka menemukan salah satu jendela rumah dalam keadaan terbuka," jelas AKP Selamet. Dua pelaku tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada rekan-rekan mereka yang berada ...

Kondisi Terkini Korban Pengeroyokan Biting

Cakramedia Indonesia Blora, 20 Februari 2025 | Perkembangan Kondisi korban pengeroyokan yang terjadi di Dukuh Mlawu Desa Biting Kec. Sambong Kab. Blora (14/02) kemarin, sudah mulai membaik, yaitu dengan sudah dipindahkannya korban dari ruang ICU ke ruang perawatan pasien umum (19/02). "Alhamdullilah mas, kondisi sekarang sudah mulai membaik. Awalnya tadi sudah melek tapi merem lagi, karena belum begitu sadar. Tapi sekarang sudah dipindahkan ke ruang pasien Wijaya Kusuma 8, sudah tidak di ICU lagi", ucap M. Ardiansah selaku kakak korban. Selain hal tersebut, M. Ardiansah juga menyampaikan sekilas kronologi kejadian peristiwa tersebut, "Jadi sekitar jam 00.30 itu, setelah ngopi dari warung kopi, adik saya menuju kerumahnya hanisa setelah di WA sama Hanisa putri, langsung masuk kamar jam sekitar jam 01.30, lalu di seret keluar Adik Hanisa putri bilang maling dan Hanisa bilang gak kenal, terus terjadi pengroyokan brutal itu". "Sekarang kami sekeluarga m...