CAKRAMEDIA INDONESIA
Blora, 20 Agustus 2025 — Warga di sekitar Jembatan Sorogo, Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, digemparkan dengan dugaan praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi. Aktivitas mencurigakan tersebut diduga dilakukan oleh seorang pria bernama Hendri.
Menurut keterangan warga, aktivitas penimbunan sudah berlangsung cukup lama. Mereka kerap melihat kendaraan tangki maupun jeriken keluar masuk di lokasi sekitar jembatan, sehingga menimbulkan dugaan bahwa solar subsidi sengaja ditampung dalam jumlah besar untuk kemudian dijual kembali dengan harga lebih tinggi.
“Sering terlihat ada kendaraan tangki maupun jeriken yang keluar masuk lokasi dekat jembatan Sorogo. Kami khawatir ada penimbunan solar bersubsidi yang semestinya untuk kebutuhan masyarakat kecil,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kecamatan Cepu, yang berbatasan langsung dengan Jawa Timur dan dikenal sebagai jalur transportasi strategis, dinilai rawan dimanfaatkan oknum tertentu untuk mencari keuntungan dengan cara melawan hukum.
Hingga berita ini diturunkan, aparat penegak hukum belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penimbunan tersebut. Meski demikian, warga berharap kepolisian segera turun tangan melakukan penertiban.
“Kalau dibiarkan, jelas masyarakat kecil yang paling dirugikan. Harga solar bisa langka dan mahal, padahal seharusnya subsidi itu untuk rakyat,” tambah warga lainnya.
Kasus dugaan penimbunan solar bersubsidi di dekat Jembatan Sorogo ini kini menjadi sorotan warga Cepu. Masyarakat menanti langkah tegas aparat agar praktik serupa tidak terus berulang.
(SAM)
Komentar
Posting Komentar