Langsung ke konten utama

Silaturahmi DPD PSI Blora ke PAC Sambong, Tekankan Kekompakan dan Target Kursi DPRD


CAKRAMEDIA INDONESIA
Blora, 09 September 2025 —
Pengurus Cabang Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Blora menggelar silaturahmi dengan Pengurus Anak Cabang (PAC) PSI Sambong, Selasa (9/9/2025) sore. Acara berlangsung di kediaman Mbah Rasim, RT 03/RW 03 Dukuh Delok, Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPD PSI Blora Shoiful Rofiq, S.Pl, Sekretaris Dyaning Puspita Sari, S.T, Bidang OKK Samidi, serta Bapilu Dhany Hamdi Ustadz. Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran pengurus PAC PSI Sambong, yakni Pembina Rasim, Ketua Paris, Wakil Ketua Sunarko (Pak Sun), Sekretaris Rizky Pangestu, dan Bendahara Ahmad Taufik. Turut hadir pula pengurus desa (PD) dari beberapa wilayah, antara lain Edi (Sambongrejo), Sumadi (Pojokwatu), dan Nur Sholikin (Gadu).

Dalam sambutannya, Rasim selaku tuan rumah menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh pengurus serta menegaskan dukungan penuh terhadap PSI.

“Kami siap mendukung PSI untuk menang, supaya ada wakil yang duduk di kursi DPR,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PAC PSI Sambong Paris menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan menjaga kekompakan.

“Konsep pola pikir harus kita rubah. Demi pemilu yang akan datang, kita harus tetap semangat, kompak, dan solid,” tegasnya.

Ketua DPD PSI Blora, Shoiful Rofiq, S.Pl, juga memberikan apresiasi atas sambutan hangat PAC PSI Sambong.

“Terima kasih atas jamuan yang telah disiapkan, juga terima kasih untuk kekompakan PAC PSI Sambong. Semoga di Kecamatan Sambong bisa melahirkan wakil yang duduk di kursi DPR maupun DPRD,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan suasana kekeluargaan, makan bersama menu khas rica-rica mentok yang telah disiapkan oleh tuan rumah Mbah Rasim beserta istri.
(SAM)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...