Langsung ke konten utama

PT ANTaM Jalin Silaturahmi ke Kecamatan Sambong, Bahas Sinergi Pertanian dan BUMDes


CAKRAMEDIA INDONESIA
Blora, 04 September 2025 — PT Agro Nusantara Tani Milenial (PT ANTaM) melakukan silaturahmi ke Kecamatan Sambong pada Kamis (4/9/2025) pukul 08.30 WIB sampai pukul 09.15 WIB, Kegiatan dilanjutkan ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Blora pada pukul 10.20WIB sampai pukul 11.00WIB dengan fokus pada penguatan sektor pertanian melalui program GeMAR (Gerakan Menanam Anti Rugi).

Program tersebut diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan, peningkatan produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, serta penerapan teknologi modern dan praktik berkelanjutan. Dukungan yang diharapkan antara lain partisipasi aktif petani, sinergi pemerintah desa, pemanfaatan sumber daya lokal, hingga penerapan inovasi.

Dalam pertemuan itu, Direktur Operasional PT ANTaM bersama Tiem , disambut langsung oleh Camat Sambong, Sunarno. Pihak kecamatan menyatakan apresiasi atas langkah PT ANTaM dalam mendukung pertanian dan BUMDes di wilayahnya.

"Kami menyambut baik program PT ANTaM ini apabila memang untuk memajukan BUMDes dan kesejahteraan petani. Akan tetapi kita perlu duduk bersama dulu dengan Kepala Desa dan BUMDes sekecamatan Sambong. Jika berkenan lanjut bekerjasama, ya monggo kami mendukung penuh," tegas Sunarno selaku Camat Sambong ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora, Yayuk Windrati, SIP, juga menegaskan dukungan penuh terhadap program tersebut.
"Kami tidak menolak, justru mendukung penuh program PT ANTaM ini dan minggu depan akan mengumpulkan kades atau Praja sekabupaten Blora untuk memberikan penjelasan tentang PT ANTaM,Yang terpenting persyaratan untuk bekerjasama dengan pihak desa terutama BUMDes supaya dipenuhi syarat-syaratnya dulu," jelasnya.

Pertemuan ini menjadi langkah awal penting dalam membangun sinergitas antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan pihak swasta demi mendorong kemajuan pertanian di Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.

(SAM)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Warganet Galang Pawai Sound Horeg, Protes Pemkab Pati Terkait Kenaikan Pajak PBB-P2 yang Menggila

Warga Kabupaten Pati kembali menggalang aksi protes menolak lonjakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 %. Melalui akun Facebook INFO TLOGOWUNGU, mereka mengumumkan pawai sound horeg yang akan digelar Selasa, 13 Agustus, mulai dari Pucakwangi–Winong, singgah di Alun-alun Juwana sambil menunggu peserta lainnya, lalu bergerak menuju Kantor Bupati Pati. Sejumlah sound system besar dikabarkan akan turut memeriahkan aksi, dengan 16 subwoofer bertenaga tinggi. Inisiator menyebut pawai itu sebagai bentuk “gass ora bolo”—ajakan tancap gas tanpa ragu—untuk menunjukkan kekompakan masyarakat menuntut revisi tarif pajak. Keresahan soal PBB-P2 terlihat jelas di kolom komentar unggahan tersebut. Akun Tige Saudara menilai kenaikan itu memberatkan: “Siap. Pajek kok rakiro-karo, dibongkar wae pendopone nek ra direspon, bupati mabok iku.” Ucapan bernada kesal itu mencerminkan frustrasi sebagian warga yang menganggap pemerintah daerah tidak peka terhadap kond...

Sudewo dan Pandoyo yang Mewakili Para Kepala Desa, Saling Bantah di Ruang Publik Terkait Kenaikan PBB-P2

Pati – Polemik kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pati semakin memanas. Dalam klarifikasi yang disampaikan di salah satu program TV One, Bupati Pati Sudewo menegaskan bahwa kebijakan kenaikan PBB-P2 merupakan hasil diskusi “dari bawah”, yang disebutnya melibatkan kepala desa, tokoh masyarakat, dan camat. Namun, pernyataan tersebut langsung dimentahkan oleh Ketua Pasopati, Pandoyo. Melalui unggahan Patinews.com, Pandoyo menegaskan bahwa para kepala desa tidak pernah, dan tidak akan pernah, menginisiasi atau meminta kenaikan PBB-P2. Ia menyebut, di mana pun kepala desa justru berikhtiar agar warganya tidak dibebani pungutan berlebihan, apalagi terkait pajak. Pandoyo bahkan menyebut narasi yang mengaitkan inisiasi kenaikan pajak kepada para kepala desa sebagai hoaks. “Kami para kepala desa tidak pernah menginisiasi apalagi meminta kenaikan PBB-P2. Narasi tersebut adalah hoax,” tegasnya. Ironisnya, meskipun Sudewo telah memutuskan pem...