Langsung ke konten utama

Perum Perhutani KPH Randublatung Serahkan Bantuan TJSL Perbaikan Jalan untuk Masyarakat Desa Hutan Ngudi Rahayu


Randublatung, 21 Januari 2025 – Perum Perhutani KPH Randublatung memberikan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) non PUMK berupa perbaikan jalan produksi di Desa Hutan Ngudi Rahayu, Randublatung, pada Selasa, 21 Januari 2025. Acara penyerahan bantuan ini berlangsung di Aula Ruang 01 KPH Randublatung, dimulai pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat serta perwakilan masyarakat setempat.

Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya untuk mempermudah akses jalan keluar masuk produksi di area LMDH Ngudi Rahayu. Hadir dalam acara ini Waka ADM KPH Randublatung, Rastim, Kepala Seksi SDM Umum dan IT, Irwan Susanto, Kepala Seksi PE, Suwarno, serta perwakilan KSS dan Ketua LMDH Ngudi Rahayu, Dayat.
Rastim dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, serta menyampaikan permohonan maaf karena ADM tidak dapat hadir langsung akibat kegiatan penanaman jagung serentak yang diselenggarakan Polres Blora. "Semoga bantuan yang diberikan hari ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, khususnya untuk perbaikan jalan produksi yang akan mempermudah akses masyarakat," ujar Rastim.

Kepala Seksi SDM Umum dan IT, Irwan Susanto, juga menambahkan pentingnya bersyukur atas bantuan yang diberikan, serta berharap kerjasama yang terjalin dapat mempererat hubungan baik antara masyarakat dan Perum Perhutani, baik secara material maupun spiritual.

Dayat, Ketua LMDH Ngudi Rahayu, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan setelah bertahun-tahun menunggu. "Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama bagi warga Dukuh Keruk dan sekitarnya yang kini dapat menikmati perbaikan jalan. Kami berharap kerjasama ini dapat terus terjalin dengan baik untuk menjaga kelestarian hutan dan memberikan manfaat bagi kehidupan," ujarnya.
Perum Perhutani KPH Randublatung melalui program TJSL ini semakin menunjukkan komitmennya dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar hutan serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan melalui pemberian bantuan sosial yang bermanfaat.
 *(SAM)*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...