Langsung ke konten utama

GRIB JAYA PAC Sambong Gelar Aksi Jum'at Berkah, Bagikan 100 Nasi Kotak untuk Warga


*CAKRAMEDIA,-* Sambong – Dalam semangat kepedulian dan berbagi, Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) JAYA PAC Sambong menggelar aksi sosial bertajuk Jum'at Berkah dengan membagikan 100 nasi kotak kepada warga yang melintas jalan Perempatan Sambong .Kegiatan ini di laksanakan pada hari Jum'at 31 Januari 2025 berlangsung di perempatan Sambong, tepatnya di depan Puskesmas Sambong, mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB.

Sekitar 25 anggota GRIB JAYA PAC Sambong turut serta dalam kegiatan ini. Sumber dana berasal dari iuran anggota yang dikumpulkan secara sukarela oleh bendahara PAC Yunus Selanjutnya dipesankan Nasi kotak di Warung Makan Cantik Sambong.

 "kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa ormas GRIB JAYA hadir untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan untuk menakut-nakuti. Ia juga berharap ke depan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi demi keberlanjutan program ini " ujar Aris selaku Humas PAC GRIB JAYA Sambong ketika ditemui Awak Media.
 "pentingnya keterlibatan aktif seluruh anggota dalam kegiatan sosial seperti ini apa bila ada anggota yang hanya ikut-ikutan tanpa kontribusi nyata sebaiknya berpikir ulang mengenai keanggotaan mereka" ujar Titus Selaku Anggota PAC GRIB JAYA yang Aktif berperan ketika ditemui Awak Media.

Sementara itu, Susilo atau yang akrab disapa Pak Ayu, Ketua RT 01/RW 01, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat terus berlangsung demi kemaslahatan masyarakat. 
 Suroso, salah satu warga yang menerima nasi kotak. "Terima kasih, semoga GRIB JAYA PAC Sambong semakin sukses. Pas sekali, setelah menyabit rumput, bisa dapat nasi kotak buat sarapan," ungkapnya dengan penuh syukur.
Dengan adanya aksi sosial ini, GRIB JAYA PAC Sambong menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dengan kegiatan positif dan bermanfaat.
 *(SAM)*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...