Langsung ke konten utama

Kebakaran Hebat di Pasar Induk Cepu, Puluhan Kios Hangus Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

*CAKRAMEDIA* , Pasar Induk Cepu, Blora, dilanda kebakaran hebat yang meluluhlantakkan bangunan lama Blok D sejumlah 80 kios pada Jumat, 26 Januari 2025, sekitar pukul 04.30 WIB. Api yang diduga berasal dari konsleting listrik ini dengan cepat melalap hampir seluruh kios di kawasan tersebut yang sebagian besar menjual sepatu, pakaian, buku, dan kosmetik. Peristiwa tragis ini diperkirakan menyebabkan kerugian miliaran rupiah, mengingat banyaknya kios yang telah mengisi stok untuk persiapan Lebaran dan ajaran sekolah baru.

Kebakaran dapat dipadamkan total sekitar pukul 10.00 WIB setelah upaya keras tim pemadam kebakaran gabungan yang terdiri dari BPBD Blora, Satpol PP Cepu, Migas, LCM, TRC, serta dibantu oleh personel Polsek Cepu dan Koramil Cepu, Warga Masyarakat (Relawan) Dalam penanggulangan api, Sekcam Cepu, Soni Supriyanto,Sos.MM turut langsung terjun ke lokasi untuk memimpin dan membantu pemadaman dikarenakan Kasi Trantib mengalami sakit dengan Tegas dan semangat yang luar biasa. 

" Api berawal dari tengah kira-kira milik kios Panani dari konsteting listrik dan banyak orang yang tau " Ujar Hadi Saksi mata juga pedagang di kios sebelah utara kejadian ketika dikonfirmasi Awak Media. 
AKP Edi Santoso, Kapolsek Cepu, yang ditemui oleh awak media, mengungkapkan bahwa begitu menerima laporan dari warga, pihaknya langsung mengerahkan 20 personel untuk membantu pemadam kebakaran dan memastikan akses bagi mobil pemadam dapat masuk ke lokasi kejadian. Beruntung, api tidak merambat ke bangunan baru di pasar tersebut, meskipun sebagian besar bangunan lama di Blok D hangus total.
Kebakaran ini menjadi sorotan masyarakat mengingat kerugian besar yang dialami oleh pedagang, terutama di saat-saat menjelang hari raya dan tahun ajaran baru. Namun, berkat koordinasi yang solid antara berbagai pihak, api akhirnya berhasil dijinakkan meskipun kerugian material tidak dapat terhindarkan.
*(SAM)*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Warganet Galang Pawai Sound Horeg, Protes Pemkab Pati Terkait Kenaikan Pajak PBB-P2 yang Menggila

Warga Kabupaten Pati kembali menggalang aksi protes menolak lonjakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 %. Melalui akun Facebook INFO TLOGOWUNGU, mereka mengumumkan pawai sound horeg yang akan digelar Selasa, 13 Agustus, mulai dari Pucakwangi–Winong, singgah di Alun-alun Juwana sambil menunggu peserta lainnya, lalu bergerak menuju Kantor Bupati Pati. Sejumlah sound system besar dikabarkan akan turut memeriahkan aksi, dengan 16 subwoofer bertenaga tinggi. Inisiator menyebut pawai itu sebagai bentuk “gass ora bolo”—ajakan tancap gas tanpa ragu—untuk menunjukkan kekompakan masyarakat menuntut revisi tarif pajak. Keresahan soal PBB-P2 terlihat jelas di kolom komentar unggahan tersebut. Akun Tige Saudara menilai kenaikan itu memberatkan: “Siap. Pajek kok rakiro-karo, dibongkar wae pendopone nek ra direspon, bupati mabok iku.” Ucapan bernada kesal itu mencerminkan frustrasi sebagian warga yang menganggap pemerintah daerah tidak peka terhadap kond...

7 Pelaku Pengeroyokan Biting Terancam 9 Tahun Penjara dan Bagaimana Pengakuan H Terhadap Korban

Cakramedia Indonesia Blora, 21 Februari 2025 | Tujuh orang tersangka pengeroyokan di Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, kini harus menghadapi ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Insiden ini terjadi pada Jumat (14/2/2025) dan menimpa seorang pria berinisial M, warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Selamet, dalam konferensi pers pada Jumat (21/2/2025), mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula dari kecurigaan warga terhadap korban yang sering berkunjung dan bermalam di rumah seorang perempuan berinisial H di Desa Biting. "Sekitar pukul 02.00 WIB, dua orang pelaku yang tengah berkeliling desa melihat sepeda motor yang tidak dikenal terparkir di sekitar lokasi. Saat mereka menelusuri area tersebut, mereka menemukan salah satu jendela rumah dalam keadaan terbuka," jelas AKP Selamet. Dua pelaku tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada rekan-rekan mereka yang berada ...