Langsung ke konten utama

Puskesmas Sambong Luncurkan 11 Inovasi Dukung Integrasi Layanan Primer (ILP) yang tepat sasaran


CAKRAMEDIA INDONESIA

Blora – Dalam rangka memperkuat pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional, Puskesmas Sambong menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, terintegrasi, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Puskesmas Sambong, Eny Purwaningsih, S.Tr.Keb., Bdn., MM, pada Selasa (17/6/2025), mengumumkan peluncuran 11 inovasi terbaru yang digagas oleh bidan desa dan pelaksana program di Puskesmas Sambong. Inovasi ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

“Di tahun 2024 kami telah meluncurkan 11 inovasi terbaru dari Puskesmas Sambong dengan harapan dapat memudahkan akses pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat,” ujar Eny Purwaningsih, S. Tr. Keb., Bdn., MM Selaku Kepala Puskesmas Sambong dengan penuh keyakinan dan Semangat yang membara. 

Berikut daftar 11 inovasi yang diluncurkan:

1. KEMILAU ANTING – Kelas Ibu Hamil Cegah Stunting

2. KUDANIL KUAT – Kunjungan Kader Pada Ibu Nifas dan Layanan Konseling Ibu dan Anak Terpadu

3. KUJAGA CINTA – Kunjungan Kader Pada Ibu Nifas dengan Cinta

4. MIE KERITING – Menu Ikan, Telur, Kelor Kurangi Stunting

5. RAMPING LAN SERIA – Gerakan Dampingi Lansia Sehat dan Ceria

6. 5 LAKU BONUS 1 GULA – Melakukan Kunjungan 5 Kali di Posyandu ILP Bonus 1 Kali Cek Gula

7. CATATAN BUKAN DESAKAN – Rencana Tabungan Ibu Melahirkan Desa Gagakan

8. CEKER PEDAS HOT – Cegah Kejadian Risiko Penyakit Diabetes Hipertensi Orang Tua

9. PEKA GIYANTI – Peningkatan Edukasi Kesehatan Ibu Hamil Desa Giyanti

10. PERI DAMEN – Prolanis Perifer Desa Temengeng

11. GEMPITA – Gabungan Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan dengan Cek Kesehatan Gratis


Melalui inovasi-inovasi ini, Puskesmas Sambong berharap jumlah masyarakat yang mengakses layanan posyandu ILP dan kunjungan rumah terus meningkat, sehingga berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

“Semoga inovasi ini menjadi semangat baru bagi tenaga kesehatan dan masyarakat dalam mewujudkan sistem layanan primer yang efektif dan berkelanjutan,” pungkas Eny Purwaningsih, S. Tr. Keb., Bdn., MM Selaku Kepala Puskesmas Sambong. 

(SAM)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...