Langsung ke konten utama

Kendeng Hijau Kabupaten Pati Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru 2026, Teguhkan Komitmen Jaga Lingkungan


Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat, pegiat lingkungan, serta pihak-pihak yang selama ini konsisten mendukung upaya pelestarian alam dan keberlanjutan lingkungan hidup di wilayah Pegunungan Kendeng dan sekitarnya.

Memasuki tahun 2026, Kendeng Hijau menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperjuangkan kelestarian kawasan karst Kendeng yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat, khususnya petani. 

Gerakan ini dikenal aktif dalam advokasi lingkungan, edukasi publik, serta pendampingan warga dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

Sejumlah capaian dan prestasi telah ditorehkan Kendeng Hijau Kabupaten Pati. Di antaranya adalah peran aktif dalam gerakan penyelamatan Pegunungan Kendeng yang mendapat perhatian luas di tingkat regional hingga nasional, keberhasilan mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan sumber air, serta keterlibatan dalam berbagai forum diskusi dan kampanye lingkungan hidup. Kendeng Hijau juga kerap menjadi rujukan komunitas lingkungan dalam isu perlindungan kawasan karst dan pertanian berkelanjutan.

Selain itu, Kendeng Hijau Kabupaten Pati tercatat aktif berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat sipil, akademisi, dan komunitas petani dalam kegiatan penanaman pohon, diskusi lingkungan, serta aksi damai yang mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal dan keberlanjutan.

Melalui ucapan Selamat Tahun Baru 2026 ini, Kendeng Hijau berharap tahun yang baru membawa semangat baru untuk memperkuat solidaritas, memperluas gerakan pelestarian lingkungan, serta mewujudkan Pati yang lestari, adil, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

7 Pelaku Pengeroyokan Biting Terancam 9 Tahun Penjara dan Bagaimana Pengakuan H Terhadap Korban

Cakramedia Indonesia Blora, 21 Februari 2025 | Tujuh orang tersangka pengeroyokan di Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, kini harus menghadapi ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Insiden ini terjadi pada Jumat (14/2/2025) dan menimpa seorang pria berinisial M, warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Selamet, dalam konferensi pers pada Jumat (21/2/2025), mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula dari kecurigaan warga terhadap korban yang sering berkunjung dan bermalam di rumah seorang perempuan berinisial H di Desa Biting. "Sekitar pukul 02.00 WIB, dua orang pelaku yang tengah berkeliling desa melihat sepeda motor yang tidak dikenal terparkir di sekitar lokasi. Saat mereka menelusuri area tersebut, mereka menemukan salah satu jendela rumah dalam keadaan terbuka," jelas AKP Selamet. Dua pelaku tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada rekan-rekan mereka yang berada ...

Kondisi Terkini Korban Pengeroyokan Biting

Cakramedia Indonesia Blora, 20 Februari 2025 | Perkembangan Kondisi korban pengeroyokan yang terjadi di Dukuh Mlawu Desa Biting Kec. Sambong Kab. Blora (14/02) kemarin, sudah mulai membaik, yaitu dengan sudah dipindahkannya korban dari ruang ICU ke ruang perawatan pasien umum (19/02). "Alhamdullilah mas, kondisi sekarang sudah mulai membaik. Awalnya tadi sudah melek tapi merem lagi, karena belum begitu sadar. Tapi sekarang sudah dipindahkan ke ruang pasien Wijaya Kusuma 8, sudah tidak di ICU lagi", ucap M. Ardiansah selaku kakak korban. Selain hal tersebut, M. Ardiansah juga menyampaikan sekilas kronologi kejadian peristiwa tersebut, "Jadi sekitar jam 00.30 itu, setelah ngopi dari warung kopi, adik saya menuju kerumahnya hanisa setelah di WA sama Hanisa putri, langsung masuk kamar jam sekitar jam 01.30, lalu di seret keluar Adik Hanisa putri bilang maling dan Hanisa bilang gak kenal, terus terjadi pengroyokan brutal itu". "Sekarang kami sekeluarga m...