Langsung ke konten utama

Kejuaraan Woodball Piala Ketua KONI Karanganyar Sukses Digelar, Elang Pati Juara Tim Junior dan Sport Tourism Kian Menguat


Kejuaraan Woodball Piala Ketua KONI Karanganyar yang berlangsung di Lapangan Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, pada 19–21 Desember 2025, berjalan sukses dan meninggalkan banyak catatan positif. Ajang ini bukan hanya menjadi panggung pembuktian kemampuan atlet lintas usia, tetapi juga dimanfaatkan secara strategis untuk memperkuat promosi sport tourism di Kabupaten Karanganyar.

Turnamen tersebut mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari junior tingkat SD hingga senior U-50, dengan nomor single, double, dan beregu. Seluruh rangkaian pertandingan berlangsung tertib dan lancar tanpa adanya diskualifikasi, mencerminkan kesiapan panitia serta kualitas atlet yang berlaga. Penghargaan kepada para juara diserahkan langsung di arena pertandingan, berupa medali, sertifikat, dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

Persaingan berlangsung ketat dan menghasilkan sejumlah prestasi membanggakan. Atlet tuan rumah Karanganyar tampil impresif dengan meraih juara pertama nomor single stroke SMA putra serta podium kedua pada nomor double stroke putri. Capaian tersebut menegaskan keberhasilan pembinaan woodball yang terus berkembang di daerah tersebut.

Tak kalah mencuri perhatian, tim Elang Pati tampil gemilang dengan menyabet juara pertama pada nomor Tim Stroke Junior Putri tingkat SMP. Kemenangan ini menjadi bukti kualitas pembinaan atlet usia dini di Kabupaten Pati sekaligus memperkaya persaingan antardaerah dalam kejuaraan tersebut.
Pelaksanaan kejuaraan yang bertepatan dengan libur sekolah turut memberi dampak positif bagi sektor pariwisata.

Kehadiran atlet bersama keluarga membuka peluang bagi peserta untuk menikmati destinasi wisata di kawasan Ngargoyoso dan sekitarnya. Konsep ini dinilai efektif dalam meningkatkan daya tarik Karanganyar sebagai tujuan wisata berbasis olahraga.

Ketua Pengcab Woodball Karanganyar, Agus Siswanto, menyampaikan bahwa penerapan konsep sport tourism memberikan nilai tambah bagi kejuaraan. Menurutnya, event olahraga seperti ini tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga menjadi sarana promosi daerah serta motivasi bagi atlet lokal dan luar daerah untuk terus meningkatkan kemampuan di masa mendatang.

(Redaksi Cakramedia Indonesia)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Warganet Galang Pawai Sound Horeg, Protes Pemkab Pati Terkait Kenaikan Pajak PBB-P2 yang Menggila

Warga Kabupaten Pati kembali menggalang aksi protes menolak lonjakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 %. Melalui akun Facebook INFO TLOGOWUNGU, mereka mengumumkan pawai sound horeg yang akan digelar Selasa, 13 Agustus, mulai dari Pucakwangi–Winong, singgah di Alun-alun Juwana sambil menunggu peserta lainnya, lalu bergerak menuju Kantor Bupati Pati. Sejumlah sound system besar dikabarkan akan turut memeriahkan aksi, dengan 16 subwoofer bertenaga tinggi. Inisiator menyebut pawai itu sebagai bentuk “gass ora bolo”—ajakan tancap gas tanpa ragu—untuk menunjukkan kekompakan masyarakat menuntut revisi tarif pajak. Keresahan soal PBB-P2 terlihat jelas di kolom komentar unggahan tersebut. Akun Tige Saudara menilai kenaikan itu memberatkan: “Siap. Pajek kok rakiro-karo, dibongkar wae pendopone nek ra direspon, bupati mabok iku.” Ucapan bernada kesal itu mencerminkan frustrasi sebagian warga yang menganggap pemerintah daerah tidak peka terhadap kond...

Sudewo dan Pandoyo yang Mewakili Para Kepala Desa, Saling Bantah di Ruang Publik Terkait Kenaikan PBB-P2

Pati – Polemik kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pati semakin memanas. Dalam klarifikasi yang disampaikan di salah satu program TV One, Bupati Pati Sudewo menegaskan bahwa kebijakan kenaikan PBB-P2 merupakan hasil diskusi “dari bawah”, yang disebutnya melibatkan kepala desa, tokoh masyarakat, dan camat. Namun, pernyataan tersebut langsung dimentahkan oleh Ketua Pasopati, Pandoyo. Melalui unggahan Patinews.com, Pandoyo menegaskan bahwa para kepala desa tidak pernah, dan tidak akan pernah, menginisiasi atau meminta kenaikan PBB-P2. Ia menyebut, di mana pun kepala desa justru berikhtiar agar warganya tidak dibebani pungutan berlebihan, apalagi terkait pajak. Pandoyo bahkan menyebut narasi yang mengaitkan inisiasi kenaikan pajak kepada para kepala desa sebagai hoaks. “Kami para kepala desa tidak pernah menginisiasi apalagi meminta kenaikan PBB-P2. Narasi tersebut adalah hoax,” tegasnya. Ironisnya, meskipun Sudewo telah memutuskan pem...