Langsung ke konten utama

Kepoh Kencono Tolak PJ Kades

Pati, 27 Agustus 2024

Senin (26/8) Nampak Heri bersama ratusan warga masyarakat Desa Kepoh Kencono Kec. Pucakwangi Kab. Pati menjalankan aksi demo, menyatakan bahwa kedatangannya adalah menolak usulan PJ Kades baru yaitu Ida Nurhayati dan lebih mendukung Darmaji sebagai PJ Kades Kepoh Kencono yang baru. Karena yang di orasikan adalah aspirasi dari warga Desa Kepoh Kencono.

Dalam aksi demo tersebut, camat bersedia menemui warga masyarakat, namun dengan demo yang alot, akhirnya belum menemui titik terang.

Masyarakat Desa Kepoh Kencono yang tergabung dalam Lembaga Pengawas Pelayanan Publik (LPPP) mengusulkan beberapa permintaan, diantaranya adalah:
 
1.Ketua BPD (Eko Haryanto) dianggap tidak memperjuangkan hak dan aspirasi dari masyarakat,

2. Meminta Dokumen Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Anggaran tahun 2022 dan 2023

3. Plt Sekdes (Agus sumanto) segera diganti dengan pejabat baru dikarenakan merangkap jabatan sebagai perangkat desa

4. Segera menunjuk Darmaji sebagai Pj Kades baru yang sudah disetujui oleh masyarakat dalam musyawarah.

Kedatangan mereka ke Kantor Kecamatan bertujuan untuk menyampaikan aspirasi bahwa mereka keberatan dan menolak rencana pengusulan Pj Kepala Desa dengan nama Ida Nurhayati.

Di dalam demo tersebut, Camat Pucakwangi Udhi Harsilo Nugroho mengatakan bahwa beliau siap menampung aspirasi dari masyarakat Kepoh Kencono yang terdiri dari tokoh masyarakat, perangkat desa dan pemuda. 

“Kami akan menyampaikan aspirasi itu kepada pimpinan, dan tim evaluasi beserta OPD terkait. Dengan adanya aksi demo pada hari ini, semua kebijakan dan keputusan ada di kabupaten,” tutupnya.

/Tim.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

7 Pelaku Pengeroyokan Biting Terancam 9 Tahun Penjara dan Bagaimana Pengakuan H Terhadap Korban

Cakramedia Indonesia Blora, 21 Februari 2025 | Tujuh orang tersangka pengeroyokan di Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, kini harus menghadapi ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Insiden ini terjadi pada Jumat (14/2/2025) dan menimpa seorang pria berinisial M, warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Selamet, dalam konferensi pers pada Jumat (21/2/2025), mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula dari kecurigaan warga terhadap korban yang sering berkunjung dan bermalam di rumah seorang perempuan berinisial H di Desa Biting. "Sekitar pukul 02.00 WIB, dua orang pelaku yang tengah berkeliling desa melihat sepeda motor yang tidak dikenal terparkir di sekitar lokasi. Saat mereka menelusuri area tersebut, mereka menemukan salah satu jendela rumah dalam keadaan terbuka," jelas AKP Selamet. Dua pelaku tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada rekan-rekan mereka yang berada ...

Kondisi Terkini Korban Pengeroyokan Biting

Cakramedia Indonesia Blora, 20 Februari 2025 | Perkembangan Kondisi korban pengeroyokan yang terjadi di Dukuh Mlawu Desa Biting Kec. Sambong Kab. Blora (14/02) kemarin, sudah mulai membaik, yaitu dengan sudah dipindahkannya korban dari ruang ICU ke ruang perawatan pasien umum (19/02). "Alhamdullilah mas, kondisi sekarang sudah mulai membaik. Awalnya tadi sudah melek tapi merem lagi, karena belum begitu sadar. Tapi sekarang sudah dipindahkan ke ruang pasien Wijaya Kusuma 8, sudah tidak di ICU lagi", ucap M. Ardiansah selaku kakak korban. Selain hal tersebut, M. Ardiansah juga menyampaikan sekilas kronologi kejadian peristiwa tersebut, "Jadi sekitar jam 00.30 itu, setelah ngopi dari warung kopi, adik saya menuju kerumahnya hanisa setelah di WA sama Hanisa putri, langsung masuk kamar jam sekitar jam 01.30, lalu di seret keluar Adik Hanisa putri bilang maling dan Hanisa bilang gak kenal, terus terjadi pengroyokan brutal itu". "Sekarang kami sekeluarga m...