Langsung ke konten utama

Tempat Hiburan Malam di Blora Tetap Beroperasi Diam-Diam Selama Ramadhan, Pengawasan Lemah Menjadi Sorotan


Beberapa tempat hiburan malam di Blora, terutama di daerah Jepon, diketahui tetap beroperasi secara diam-diam selama bulan Ramadhan. Mereka menggunakan modus tertentu untuk menghindari razia dari petugas, seperti mematikan lampu dan mengecilkan volume musik ketika ada operasi. Kafe-kafe seperti Kafe Surya, Asik Kafe, dan Rellbox diduga terlibat dalam praktik ini demi mempertahankan bisnis mereka meskipun ada larangan beroperasi selama bulan suci. Hal ini menunjukkan adanya celah dalam pengawasan yang dilakukan oleh pihak berwenang.  
Para pengelola tempat hiburan malam mengakui bahwa mereka tetap membuka usaha dengan cara yang lebih hati-hati. Mereka berusaha mengatur operasional sedemikian rupa agar tidak terdeteksi dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas. Meskipun secara aturan mereka tidak diperbolehkan beroperasi, sebagian dari mereka tetap mencari cara agar bisa melayani pelanggan tanpa menarik perhatian. Sikap ini mencerminkan lemahnya penegakan hukum serta adanya keinginan dari pengusaha untuk tetap mendapatkan keuntungan meskipun harus melanggar aturan.  

Kehadiran tempat hiburan malam yang beroperasi secara tersembunyi ini memunculkan keresahan di masyarakat, khususnya bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa. Aktivitas tersebut dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung selama bulan Ramadhan dan berpotensi mengganggu ketertiban. Banyak warga berharap agar tindakan tegas segera diambil oleh pihak berwenang guna menegakkan aturan yang berlaku dan menjaga suasana kondusif selama bulan suci.  
Fenomena ini menunjukkan perlunya peningkatan pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Blora. Masyarakat mendesak pemerintah daerah serta aparat penegak hukum untuk bertindak lebih tegas dalam menegakkan aturan. Jika tidak ada langkah konkret, praktik serupa kemungkinan akan terus terjadi setiap tahunnya. Hingga saat ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Blora, Pujo Catur, belum memberikan tanggapan terkait temuan ini, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai langkah yang akan diambil oleh pihak berwenang dalam menangani masalah tersebut.
(tau)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

7 Pelaku Pengeroyokan Biting Terancam 9 Tahun Penjara dan Bagaimana Pengakuan H Terhadap Korban

Cakramedia Indonesia Blora, 21 Februari 2025 | Tujuh orang tersangka pengeroyokan di Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, kini harus menghadapi ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Insiden ini terjadi pada Jumat (14/2/2025) dan menimpa seorang pria berinisial M, warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Selamet, dalam konferensi pers pada Jumat (21/2/2025), mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula dari kecurigaan warga terhadap korban yang sering berkunjung dan bermalam di rumah seorang perempuan berinisial H di Desa Biting. "Sekitar pukul 02.00 WIB, dua orang pelaku yang tengah berkeliling desa melihat sepeda motor yang tidak dikenal terparkir di sekitar lokasi. Saat mereka menelusuri area tersebut, mereka menemukan salah satu jendela rumah dalam keadaan terbuka," jelas AKP Selamet. Dua pelaku tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada rekan-rekan mereka yang berada ...

Kondisi Terkini Korban Pengeroyokan Biting

Cakramedia Indonesia Blora, 20 Februari 2025 | Perkembangan Kondisi korban pengeroyokan yang terjadi di Dukuh Mlawu Desa Biting Kec. Sambong Kab. Blora (14/02) kemarin, sudah mulai membaik, yaitu dengan sudah dipindahkannya korban dari ruang ICU ke ruang perawatan pasien umum (19/02). "Alhamdullilah mas, kondisi sekarang sudah mulai membaik. Awalnya tadi sudah melek tapi merem lagi, karena belum begitu sadar. Tapi sekarang sudah dipindahkan ke ruang pasien Wijaya Kusuma 8, sudah tidak di ICU lagi", ucap M. Ardiansah selaku kakak korban. Selain hal tersebut, M. Ardiansah juga menyampaikan sekilas kronologi kejadian peristiwa tersebut, "Jadi sekitar jam 00.30 itu, setelah ngopi dari warung kopi, adik saya menuju kerumahnya hanisa setelah di WA sama Hanisa putri, langsung masuk kamar jam sekitar jam 01.30, lalu di seret keluar Adik Hanisa putri bilang maling dan Hanisa bilang gak kenal, terus terjadi pengroyokan brutal itu". "Sekarang kami sekeluarga m...