Langsung ke konten utama

KPH Randublatung Salurkan Bantuan Mushaf Al-Qur’an untuk Rumah Al-Qur’an Utsman Bin Affan


CAKRAMEDIA
RANDUBLATUNG, PERHUTANI (13/03/2025)

Sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan keagamaan sejak dini, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung memberikan bantuan mushaf Al-Qur’an kepada Yayasan Rumah Al-Qur’an Utsman Bin Affan, Bertempat di RT 07/ RW 02 Desa Randublatung, pada Kamis (13/03/2025) pada Pukul 13.15 WIB sampai Pukul 14.15 WIB dan di hadiri perwakilan Kesatuan Pemangku Hutan ( KPH) Randublatung sebanyak enam orang yaitu KSS Kemitraan Produktif, KSS Keuangan, TJSL Bersama staf dua orang, KSS HKAKP Bersama staf satu orang. 

Dalam kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan ini, KPH Randublatung menyalurkan 18 mushaf Al-Qur’an sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Non PUMK. Bantuan ini diserahkan langsung oleh perwakilan manajemen KPH Randublatung, termasuk KSS Kemitraan Produktif, KSS Keuangan dan TJSL, serta staf lainnya.

Administratur KPH Randublatung, Herry Merkussiyanto Putro, melalui Kepala Sub Seksi Kemitraan Produktif, Jumadi, menyampaikan harapan agar bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yang sedang belajar mengaji. 

"Kami berharap bantuan ini bisa menjadi berkah dan bermanfaat bagi adik-adik santri dalam menuntut ilmu agama," ujar Jumadi selaku Kepala Sub Seksi Kemitraan Produktif KPH Randublatung ketika dikonfirmasi Awak Media. 

Ketua Yayasan Rumah Al-Qur’an Utsman Bin Affan, Suswanto, turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian KPH Randublatung. "Bantuan ini sangat berarti bagi para santri yang saat ini berjumlah lebih dari 50 orang. Semoga ini menjadi ladang amal bagi kita semua," ungkapnya.

Momentum penyerahan bantuan ini semakin istimewa karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan, memberikan makna spiritual lebih dalam bagi semua pihak yang terlibat.

*(SAM)*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Brutal di Sambong, Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Rekonstruksi kasus pengeroyokan sadis yang mengguncang Kecamatan Sambong akhirnya digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora. Aksi kekerasan yang nyaris merenggut nyawa seorang warga ini sempat membuat geger masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi koma akibat dianiaya secara brutal. Proses rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Blora, menyusul kondisi korban yang mulai membaik dan sudah dapat memberikan keterangan penting kepada penyidik. Rekonstruksi ini menghadirkan para tersangka, saksi, serta korban, untuk memeragakan ulang kejadian secara lengkap dan mendetail. Menurut Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, rekonstruksi ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran utuh tentang insiden tersebut dari berbagai sudut pandang. “Kami ingin mencocokkan fakta-fakta di lapangan dengan keterangan para pihak yang terlibat, termasuk korban,” tegasnya dalam pernyataan pada 21 April 2025. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan...

Bagaimana Hubungan Antara Korban dan "H", Begini Pengakuan dari Orang Tua Korban

Cakramedia Indonesia, 6 Maret 2025 Akhmad Soesilo, selaku orang tua dari korban menjelaskan bagaiman hubungan antara Korban dan H. Mereka Sudah menjalani hubungan dari awal Covid, kalau Covid itu sekitar tahun 2020, berarti kurang lebih sudah sekitar 5 tahun berjalan, mereka bersama. "H" juga sering datang ke rumah Korban, walaupun korban tidak ada di rumah pun juga sering datang, sekedar membawa makanan atau jajanan yang diberikan kepada Ibu atau keluarga Korban. Jadi menurut saya tidak mungkin Korban masuk rumah melewati jendela, karena juga sudah sering dolan kesana, apalagi tidak ada jendelanya. Selain hal tersebut, hubungan yang sudah berjalan lama itu, pastinya orang tua dan keluarga "H" sudah tentu mengenal dengan baik korban. Dengan lingkungan sekitar, Pak RT, Pak RW pun juga sudah sama - sama saling mengenal baik. Disaat peristiwa tersebut terjadi, hp korban itu ada di tas. Kok kenapa tiba - tiba bisa hilang, dan ketika ditemukan dan diserahkan ...