Langsung ke konten utama

Tim Woodball Pati Melambung



Kabupaten Pati, Jawa Tengah - Tim Woodball Kabupaten Pati meraih Juara 2 Kelompok Umur 15 tahun di ajang Piala KONI yang berlangsung di Kabupaten Klaten. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi atlet-atlet muda yang dilatih oleh Muhammad Chundori dan Sang Putri Fadia Khalisha Putri.

Woodball merupakan olahraga yang dimainkan dengan memukul bola kecil ke dalam gawang ( gate ) menggunakan tongkat khusus ( Mallet ) Olahraga ini dapat dimainkan di berbagai medan, seperti lapangan, pasir,tanah,atau lapangan rumput ( Lapangan sepakbola). Meskipun relatif baru namun Cabang Olahraga ini mampu menyumbangkan Medali Emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) bagi Provinsi Jawa Tengah,bahkan mampu membuat Jawa Tengah menjadi Juara Umum beberapa waktu lalu.

Keberhasilan Atlet Junior Kabupaten Pati Pada Kejuaraan Piala KONI Klaten 2024, Membuat catatan Sejarah bagi Kabupaten Pati. Kemenangan ini merupakan bukti kemampuan dan potensi atlet-atlet muda Pati dalam olahraga Woodball.

Kemenangan Tim Woodball Pati tidak lepas dari dukungan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati dan Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata ( DINPORAPAR).Dukungan tersebut memberikan semangat dan motivasi bagi atlet-atlet untuk meraih prestasi terbaik.

Prestasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat terhadap Olahraga Woodball di Kabupaten Pati. Dengan dukungan Semua pihak Olahraga ini berpotensi menjadi salah satu Cabang Olahraga unggulan dan mampu menyumbangkan Medali pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov) mendatang. ( Tegas Chundori! )
 Sementara itu Yuan Salah satu orang tua dari ananda Silva ( Siswi SMP N 3 Pati) yang ikut membawa pulang medali merasa bangga sekaligus terharu dengan capaian putrinya dan juga rekan-rekan satu tim. Dirinya bersama Orang Tua Siswa yang ikut memberikan support dan ikut menyaksikan secara langsung perjuangan anak-anak mereka dilapangan tidak terasa sampai meneteskan air mata,Tangis haru mengiringi keberhasilan putri mereka ke Tangga Juara.Tidak mudah untuk bisa naik Podium,tapi bukan hal yang tidak mungkin. ( Imbuhnya!). Sementara itu Mohamad Rifa'i Selaku Ketua Pengurus Cabang Olahraga Woodball Kabupaten Pati mengaku bangga dengan hasil yang sudah diraih. Tidak apa-apa kali ini juara dua. Besok pasti juara satu.Tetap Semangat dan giat berlatih. (pungkasnya.!)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

7 Pelaku Pengeroyokan Biting Terancam 9 Tahun Penjara dan Bagaimana Pengakuan H Terhadap Korban

Cakramedia Indonesia Blora, 21 Februari 2025 | Tujuh orang tersangka pengeroyokan di Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, kini harus menghadapi ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Insiden ini terjadi pada Jumat (14/2/2025) dan menimpa seorang pria berinisial M, warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Selamet, dalam konferensi pers pada Jumat (21/2/2025), mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula dari kecurigaan warga terhadap korban yang sering berkunjung dan bermalam di rumah seorang perempuan berinisial H di Desa Biting. "Sekitar pukul 02.00 WIB, dua orang pelaku yang tengah berkeliling desa melihat sepeda motor yang tidak dikenal terparkir di sekitar lokasi. Saat mereka menelusuri area tersebut, mereka menemukan salah satu jendela rumah dalam keadaan terbuka," jelas AKP Selamet. Dua pelaku tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada rekan-rekan mereka yang berada ...

Kondisi Terkini Korban Pengeroyokan Biting

Cakramedia Indonesia Blora, 20 Februari 2025 | Perkembangan Kondisi korban pengeroyokan yang terjadi di Dukuh Mlawu Desa Biting Kec. Sambong Kab. Blora (14/02) kemarin, sudah mulai membaik, yaitu dengan sudah dipindahkannya korban dari ruang ICU ke ruang perawatan pasien umum (19/02). "Alhamdullilah mas, kondisi sekarang sudah mulai membaik. Awalnya tadi sudah melek tapi merem lagi, karena belum begitu sadar. Tapi sekarang sudah dipindahkan ke ruang pasien Wijaya Kusuma 8, sudah tidak di ICU lagi", ucap M. Ardiansah selaku kakak korban. Selain hal tersebut, M. Ardiansah juga menyampaikan sekilas kronologi kejadian peristiwa tersebut, "Jadi sekitar jam 00.30 itu, setelah ngopi dari warung kopi, adik saya menuju kerumahnya hanisa setelah di WA sama Hanisa putri, langsung masuk kamar jam sekitar jam 01.30, lalu di seret keluar Adik Hanisa putri bilang maling dan Hanisa bilang gak kenal, terus terjadi pengroyokan brutal itu". "Sekarang kami sekeluarga m...