Langsung ke konten utama

Blora - Pergantian kepemimpinan di Polsek Jepon menjadi momentum penguatan keamanan wilayah


Kapolsek Jepon, Iptu Moh. Junaidi, menegaskan komitmennya melanjutkan sekaligus meningkatkan program kamtibmas, dengan menitikberatkan pencegahan kejahatan, keterlibatan masyarakat, dan dukungan terhadap program strategis nasional.

“Dalam visi dan misi saya di Polsek Jepon yang baru tentu akan meneruskan program yang sudah baik dari Kapolsek yang lama. Dan tentunya akan lebih saya tingkatkan lagi untuk menjaga kamtibmas di masyarakat,” ungkap Kapolsek Jepon, Iptu Moh. Junaidi di ruang kantor, Sabtu siang, 03/01/2026.

Menurutnya, langkah ini penting agar warga Kecamatan Jepon khusus nya tidak menjadi korban maupun pelaku tindak pidana.

Untuk itu, Polsek Jepon secara rutin menggelar kegiatan sosialisasi hukum di tingkat desa dan sekolah sebagai bagian dari edukasi serta pencegahan dini.

Oleh karenanya, peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dengan menyampaikan informasi sekecil apa pun terkait permasalahan di tengah masyarakat.

Upaya ini, lanjutnya diperkuat dengan keberadaan Bhabinkamtibmas di setiap desa yang berfungsi sebagai ujung tombak kepolisian dalam mendeteksi dini potensi gangguan kamtibmas.

Selain masyarakat, saya Kapolsek Jepon yang baru juga membuka ruang kolaborasi dengan media wartawan.

“Tidak menutup kemungkinan jika rekan-rekan media mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, agar menyampaikan informasi kepada kami sehingga bisa ditangani sejak awal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iptu Moh.Junaidi menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional dan program strategis nasional dari Pak Presiden yang merupakan kebijakan pemerintah pusat.

Ia menyatakan jajaran Polsek Jepon akan loyal dan tegak lurus terhadap perintah Pak Kapolri, Pak Kapolda dan Pak Kapolres, dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah.

“Kita akan mengawal program pemerintah dan program strategis nasional agar segera tercapai dan terlaksana sesuai harapan masyarakat,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Kapolsek Jepon berharap hubungan antara Polsek Jepon dan masyarakat semakin erat.

Menurutnya, polisi merupakan bagian dari masyarakat yang hadir untuk melayani dan menyatu dengan masyarakat.

“Kami berharap hubungan masyarakat dan Polsek Jepon semakin dekat. Polisi bagian dari masyarakat dan menyatu dengan masyarakat karena kita berangkat dari masyarakat dan melayani masyarakat sepenuh nya,” demikian harapan besar Kapolsek Jepon, Iptu. Moh. Junaidi.

/Tau.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

7 Pelaku Pengeroyokan Biting Terancam 9 Tahun Penjara dan Bagaimana Pengakuan H Terhadap Korban

Cakramedia Indonesia Blora, 21 Februari 2025 | Tujuh orang tersangka pengeroyokan di Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, kini harus menghadapi ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Insiden ini terjadi pada Jumat (14/2/2025) dan menimpa seorang pria berinisial M, warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Selamet, dalam konferensi pers pada Jumat (21/2/2025), mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula dari kecurigaan warga terhadap korban yang sering berkunjung dan bermalam di rumah seorang perempuan berinisial H di Desa Biting. "Sekitar pukul 02.00 WIB, dua orang pelaku yang tengah berkeliling desa melihat sepeda motor yang tidak dikenal terparkir di sekitar lokasi. Saat mereka menelusuri area tersebut, mereka menemukan salah satu jendela rumah dalam keadaan terbuka," jelas AKP Selamet. Dua pelaku tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada rekan-rekan mereka yang berada ...

Warganet Galang Pawai Sound Horeg, Protes Pemkab Pati Terkait Kenaikan Pajak PBB-P2 yang Menggila

Warga Kabupaten Pati kembali menggalang aksi protes menolak lonjakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 %. Melalui akun Facebook INFO TLOGOWUNGU, mereka mengumumkan pawai sound horeg yang akan digelar Selasa, 13 Agustus, mulai dari Pucakwangi–Winong, singgah di Alun-alun Juwana sambil menunggu peserta lainnya, lalu bergerak menuju Kantor Bupati Pati. Sejumlah sound system besar dikabarkan akan turut memeriahkan aksi, dengan 16 subwoofer bertenaga tinggi. Inisiator menyebut pawai itu sebagai bentuk “gass ora bolo”—ajakan tancap gas tanpa ragu—untuk menunjukkan kekompakan masyarakat menuntut revisi tarif pajak. Keresahan soal PBB-P2 terlihat jelas di kolom komentar unggahan tersebut. Akun Tige Saudara menilai kenaikan itu memberatkan: “Siap. Pajek kok rakiro-karo, dibongkar wae pendopone nek ra direspon, bupati mabok iku.” Ucapan bernada kesal itu mencerminkan frustrasi sebagian warga yang menganggap pemerintah daerah tidak peka terhadap kond...