Langsung ke konten utama

BLN Kawal dan Pertanyakan Sangsi Bagi Pelanggar Administrasi PPDB


Pati | Cakramedia Indonesia | Tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada jenjang SMA/SMK yang dilaksanakan pendaftaran untuk SMA/SMK yang dilaksanakan dari 24 Juni dan akan berakhir hari ini 27 Juni 2024, jam 17.00 WIB.

PPDB yang menerapkan 4 jalur yakni prestasi, afirmasi, zonasi dan jalur PTO (Perpindahan Tugas Orang Tua).

Jalur Prestasi adalah jalur yang diperuntukan bagi peserta didik yang memiliki prestasi dan berada di luar zonasi sekolah sepanjang memenuhi persyaratan.

Jalur Afirmasi adalah jalur penerimaan PPDB yang ditujukan untuk peserta didik yang berasal dari golongan masyarakat tertentu yang dibuktikan dengan menyertakan kartu atau bukti peserta Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan juga yang sudah terdaftar dalam data DTKS ( Data Terpadu Kesejahteraan Sosia ).

Jalur Zonasi reguler adalah sistem pembagian wilayah berdasarkan jarak domisili Calon Peserta Didik (CPD) sesuai alamat Kartu Keluarga (KK) dengan Satuan Pendidikan.

Jalur PTO (Perpindahan Tugas Orang Tua) dan Anak Guru .
Dijalur PTO ini diperuntukkan hanya untuk CPD (Calon Peserta Didik) yang mengikuti perpindahan tugas kerja orang tua.

Dengan beragam jalur itu ada kemungkinan kecurangan yang di buat oleh orang tua untuk merekayasa agar anaknya bisa masuk ke sekolah negeri pilihan.

Untuk mengantisipasi itu BLN (Barisan Lembaga Nusantara) yang merupakan perkumpulan dari beberapa lembaga masyarakat,melayangkankan surat jauh jauh hari (kurang lebih 2 minggu) untuk melaksanakan tugasnya sebagai sosial control, untuk ikut mengawasi jalannya sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Tamto dan Chundori dari BLN (25/6/2024) mendatangi Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Prov. Jateng yang berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman No.3, Puri, Plangitan, Kec. Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Dari Kabid SMA. Amirul M.H mengatakan, " terimakasih dengan adanya BLN ikut mengawasi jalannya PPDB ini, dengan adanya peran serta masyarakat ikut mengawasi, semoga bisa mengantisipasi atau meminimalisir bila ada kecurangan kecurangan yang terjadi".

" Dan bila menemukan adanya kecurangan dalam kelengkapan administrasi bisa segera melaporkan, untuk di tindak lanjuti, atau memberikan sanksi kepada siswa tersebut dikeluarkan dari sekolah itu ".   Bd

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Selidiki Motif Kekerasan di Blora, Korban Alami Luka Serius

CAKRAMEDIA INDONESIA Blora, 18 Februari 2025 – Insiden dugaan kekerasan bersama-sama terjadi di Dusun Mlawu, Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Jumat (14/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian ini, seorang pria bernama Moch. Mahfud Saputra mengalami luka serius. Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini terjadi di rumah milik Sakri Bin Yadi. Korban, pria kelahiran Bojonegoro yang bekerja sebagai pegawai swasta, diduga menjadi sasaran kekerasan mendadak saat berada di lokasi. Kejadian ini baru dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar pukul 02.30 WIB. Keterangan Saksi dan Bukti Digital Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Hanisa Putri Binti Sakri, Ibnu Ikhsan Setiawan Bin Sakri, serta Joko Prasetyo Bin Jayus yang identitas lengkapnya masih diverifikasi. Polisi juga menemukan bukti percakapan WhatsApp  yang menunjukkan adanya komunikasi antara korban dan seseorang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Kaka...

7 Pelaku Pengeroyokan Biting Terancam 9 Tahun Penjara dan Bagaimana Pengakuan H Terhadap Korban

Cakramedia Indonesia Blora, 21 Februari 2025 | Tujuh orang tersangka pengeroyokan di Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, kini harus menghadapi ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Insiden ini terjadi pada Jumat (14/2/2025) dan menimpa seorang pria berinisial M, warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Selamet, dalam konferensi pers pada Jumat (21/2/2025), mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula dari kecurigaan warga terhadap korban yang sering berkunjung dan bermalam di rumah seorang perempuan berinisial H di Desa Biting. "Sekitar pukul 02.00 WIB, dua orang pelaku yang tengah berkeliling desa melihat sepeda motor yang tidak dikenal terparkir di sekitar lokasi. Saat mereka menelusuri area tersebut, mereka menemukan salah satu jendela rumah dalam keadaan terbuka," jelas AKP Selamet. Dua pelaku tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada rekan-rekan mereka yang berada ...

Kondisi Terkini Korban Pengeroyokan Biting

Cakramedia Indonesia Blora, 20 Februari 2025 | Perkembangan Kondisi korban pengeroyokan yang terjadi di Dukuh Mlawu Desa Biting Kec. Sambong Kab. Blora (14/02) kemarin, sudah mulai membaik, yaitu dengan sudah dipindahkannya korban dari ruang ICU ke ruang perawatan pasien umum (19/02). "Alhamdullilah mas, kondisi sekarang sudah mulai membaik. Awalnya tadi sudah melek tapi merem lagi, karena belum begitu sadar. Tapi sekarang sudah dipindahkan ke ruang pasien Wijaya Kusuma 8, sudah tidak di ICU lagi", ucap M. Ardiansah selaku kakak korban. Selain hal tersebut, M. Ardiansah juga menyampaikan sekilas kronologi kejadian peristiwa tersebut, "Jadi sekitar jam 00.30 itu, setelah ngopi dari warung kopi, adik saya menuju kerumahnya hanisa setelah di WA sama Hanisa putri, langsung masuk kamar jam sekitar jam 01.30, lalu di seret keluar Adik Hanisa putri bilang maling dan Hanisa bilang gak kenal, terus terjadi pengroyokan brutal itu". "Sekarang kami sekeluarga m...